4 Jenis Dan Karakteristik Waterproofing

karakteristik Waterproofing

Coating waterproofing

Sistem coating atau pelapis merupakan sistem perlindungan yang berbahan dasar acrylic atau polimer dengan pelarut air. bentuk dan wujudnya menyerupai air, namun lebih kental. pemakaian nya pun hampir sama menggunakan kuas, roll dan spray. sifatnya yang elastis mampu menutup retak rambut pada bangunan. bidang yang paling sering menggunakan waterproofing ini adalah talang beton, atap, dan tembok pembatas bagian luar bangunan.

Cement based waterproofing

Waterproofing jenis ini cocok untuk area yang selalu terendam air, seperti kamar mandi , kolam renang, kolam ikan, dan sebagainya. waterproofing jenis ini tidak ready to use, material nya yang seperti semen dan pelarut harus di campur dan di aduk terlebih dahulu untuk kemudian diaplikasikan. adukan harus dipakai hingga habis, karena akan mengeras jika di diamkan.

Membrane waterproofing

Waterproofing yang satu ini bentuknya berupa lembaran atau gulungan. metode pekerjaan membrane relatif lebih rumit, yaitu dengan dibentangkan dan dipanasi, dibakar dan dilaminasi dengan lem. dalam menggunakan waterproofing jenis ini perlu skill khusus dan berhati-hati sebab jika salah sedikit, maka resiko kebocoran akan tetap terjadi. biasanya waterproofing ini digunakan untuk melapisi struktur dak beton.

Polyurethane based waterproofing

Waterproofing jenis ini berbahan dasar polyurethane yang bersifat elastis dan tahan paparan sinar ultra violet (UV). dapat menutup retak rambut dan menghambat pertumbuhan jamur dan lumut.memungkinkan diaplikasikan pada semua bidang yang sulit dijangkau seperti sambungan atap genteng, sudut-sudut sambungan beton, sambungan pipa air, sambungan kayu, dan segala sesuatu yang berpotensi menimbulkan kebocoran.

Masa Group Indonesia

Whatsapp :
+628113655800 (Toko Cat & Sewa Scaffolding)
+628113635700 (Jasa Renovasi & Pengecatan)

Instagram :
Masa Contractor
Masa Official Store
Masa Scaffolding
Masa Building